Bolivia Pertimbangkan Integrasi USDT Tether ke dalam Sistem Pembayaran Nasional
Bolivia sedang menjajaki penambahan USDT Tether ke dalam sistem pembayaran nasional di tengah lonjakan volume transaksi kripto.

Bolivia dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memasukkan stablecoin USDT milik Tether ke dalam infrastruktur pembayaran nasional, menurut laporan dari CoinDesk. Langkah ini akan mewakili langkah signifikan menuju adopsi mainstream aset digital di negara tersebut.
Pertimbangan ini muncul setelah bank sentral mencabut pembatasan terhadap mata uang kripto pada pertengahan tahun 2024. Sejak itu, volume transaksi kripto melonjak, mencapai $430 juta selama tahun berikutnya.
Latar Belakang Kripto di Bolivia
Bolivia sebelumnya mempertahankan larangan ketat terhadap aset kripto, tetapi perubahan kebijakan pada tahun 2024 membuka pintu untuk penggunaan yang lebih luas. Pemerintah kini mengevaluasi cara mengintegrasikan stablecoin seperti USDT ke dalam sistem keuangan formal.
Jika diimplementasikan, integrasi tersebut dapat memberikan opsi pembayaran digital yang dipatok dolar bagi warga Bolivia, berpotensi memfasilitasi transaksi dan menawarkan lindung nilai terhadap volatilitas mata uang lokal.
Usulan ini masih dalam pertimbangan, dan belum ada jadwal resmi atau rincian yang diumumkan. Langkah regulasi tambahan kemungkinan akan diperlukan sebelum USDT menjadi bagian dari sistem pembayaran nasional.