Thailand memperketat aturan transfer kripto untuk dompet yang dikelola sendiri dan pengiriman ke luar negeri
Aturan baru Thailand mewajibkan operator kripto berlisensi untuk mengumpulkan detail penerima tambahan dan memverifikasi dompet yang dikelola sendiri.

Thailand telah memberlakukan persyaratan regulasi yang lebih ketat untuk transfer mata uang kripto, yang menargetkan dompet yang dikelola sendiri dan transaksi lintas batas. Langkah-langkah ini berlaku untuk operator aset digital berlisensi, yang kini harus mengumpulkan data penerima tambahan dan memverifikasi alamat dompet pribadi tertentu.
Persyaratan utama
- Operator harus melampirkan informasi penerima pada transfer keluar.
- Verifikasi tambahan diperlukan untuk transaksi di atas 30.000 baht.
- Beberapa dompet yang dikelola sendiri (pribadi) perlu disaring atau diverifikasi.
Perubahan ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas dari Thailand untuk menyelaraskan dengan standar internasional anti pencucian uang dan membatasi penggunaan aset digital secara ilegal. Detail teknis spesifik tentang ambang batas penyaringan dompet atau jadwal kepatuhan tidak diungkapkan dalam pengumuman tersebut.
Aturan baru ini menandakan bahwa regulator Thailand semakin memperhatikan bagaimana kripto bergerak antara platform kustodian dan alamat yang tidak memiliki kustodian, yang secara historis menawarkan privasi lebih besar tetapi juga risiko regulasi yang lebih tinggi.