Pendukung Strategi Menentang Kekhawatiran 'Spiral Kematian' di Tengah Volatilitas Bitcoin
Analis Benchmark berpendapat bahwa narasi spiral kematian mengabaikan beberapa langkah perantara.
Analis dan pendukung Strategy, perusahaan intelijen bisnis yang sebelumnya bernama MicroStrategy, menentang kekhawatiran bahwa perusahaan bisa menghadapi 'spiral kematian' karena kepemilikan Bitcoin yang sangat besar.
Benchmark, sebuah perusahaan investasi, mengeluarkan bantahan terhadap narasi tersebut, dengan menyatakan bahwa skenario tersebut mengasumsikan perusahaan 'satu minggu buruk dari menjual bitcoin' dan 'melewatkan beberapa langkah untuk sampai ke sana.' Komentar ini disampaikan sebagai tanggapan atas volatilitas harga Bitcoin baru-baru ini.
Strategy memiliki Bitcoin senilai lebih dari $40 miliar, menjadikannya pemegang korporat terbesar dari mata uang kripto tersebut. Para kritikus memperingatkan bahwa penurunan tajam harga Bitcoin bisa memaksa perusahaan untuk menjual kepemilikannya guna memenuhi kewajiban utang.
Namun, para pendukung berpendapat bahwa perusahaan memiliki likuiditas yang memadai dan strategi jangka panjang yang mengurangi risiko penjualan paksa. Mereka menunjukkan sejarah perusahaan yang bertahan melalui siklus pasar.
Konteks
Perdebatan terjadi di tengah meningkatnya volatilitas harga Bitcoin, dengan fluktuasi baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan beberapa investor tentang stabilitas perusahaan yang sangat terpapar pada mata uang kripto.