Goldman Sachs Merevisi Prakiraan Yen ke 165 per Dolar
Bank investasi Goldman Sachs sekarang memprediksi yen akan melemah ke 165 per dolar dalam setahun, dengan alasan perbedaan suku bunga yang terus berlanjut.
Goldman Sachs telah merevisi prakiraan yen, sekarang mengharapkan mata uang Jepang melemah ke 165 per dolar dalam 12 bulan ke depan. Perkiraan baru ini lebih bearish daripada prakiraan sebelumnya sebesar 155 dan termasuk yang paling pesimistis di Wall Street.
Yen pada Level Terendah dalam 38 Tahun
Revisi ini muncul ketika yen merosot ke level terlemahnya terhadap dolar AS sejak 1986, menjadikannya salah satu mata uang utama dengan kinerja terburuk tahun ini. Penurunan ini didorong oleh kesenjangan suku bunga yang lebar antara Jepang dan negara-negara lain, terutama AS.
- Goldman Sachs sekarang melihat yen mencapai 165 per dolar dalam 12 bulan
- Prakiraan sebelumnya adalah 155 per dolar
- Yen baru-baru ini menyentuh level terendah sejak 1986
- Perbedaan suku bunga tetap menjadi faktor kunci
Pandangan bank investasi ini mencerminkan ekspektasi bahwa Bank of Japan akan bergerak lambat dalam menormalkan kebijakan moneter, sementara Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi. Yen telah kehilangan sekitar 12% terhadap dolar sejauh tahun ini.