Emas Sentuh Level Terendah 2026 Setelah Laporan Pekerjaan AS yang Kuat; Bank Tetap Optimis
Harga emas turun ke titik terendah tahun 2026 setelah laporan pekerjaan AS yang jauh lebih kuat dari perkiraan, namun beberapa bank tetap mempertahankan pandangan positif.
Harga emas turun ke level terendah tahun 2026 setelah Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa perekonomian menambah 172.000 lapangan kerja pada bulan Mei, hampir dua kali lipat dari 85.000 yang diperkirakan analis. Data pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan mendorong dolar AS naik dan menyebabkan pasar obligasi memperhitungkan Federal Reserve yang lebih hawkish, sehingga memberikan tekanan pada emas.
Konsensus Bank Tetap Positif
Meskipun terjadi penurunan tajam, empat bank besar yang sebelumnya memperkirakan kenaikan harga emas tidak merevisi perkiraan optimis mereka. Dengan alasan ketidakpastian geopolitik yang sedang berlangsung, pembelian emas oleh bank sentral, dan potensi kekhawatiran inflasi, lembaga-lembaga tersebut memperkirakan emas akan pulih dan mencapai titik tertinggi baru di akhir tahun.
Para analis mencatat bahwa tekanan jangka pendek dari dolar yang kuat dan imbal hasil yang meningkat tidak mengubah permintaan struktural jangka panjang untuk emas sebagai aset safe-haven dan diversifikasi portofolio.