Deutsche Bank Sebut Fed, Arus Keluar ETF, dan Pergeseran ke AI Jadi Penyebab Turunnya Bitcoin ke Bawah $60.000
Bitcoin jatuh ke level terendah sejak akhir 2024 di tengah sikap hawkish Fed, arus keluar ETF, dan pergeseran modal ke AI, menurut Deutsche Bank.

Penurunan terbaru Bitcoin di bawah $60.000 menandai level terendah sejak akhir tahun 2024, menurut data dari CoinDesk. Analis Deutsche Bank mengaitkan penurunan ini dengan tiga tekanan utama: sikap hawkish Federal Reserve, arus keluar yang berkelanjutan dari ETF Bitcoin spot, dan rotasi modal ke investasi kecerdasan buatan (AI).
Bank tersebut mencatat bahwa sikap Fed terhadap suku bunga telah meredam nafsu risiko di seluruh pasar, termasuk mata uang kripto. Sementara itu, ETF Bitcoin spot telah mengalami arus keluar bersih yang berkelanjutan dalam beberapa minggu terakhir, mengurangi permintaan terhadap aset ini. Selain itu, investor institusional semakin mengalokasikan dana ke sektor terkait AI, mengalihkan modal dari kripto.
Konteks Pasar
Bitcoin diperdagangkan di sekitar $58.000 pada saat berita ini ditulis, turun sekitar 15% dari puncaknya pada tahun 2025 di atas $70.000. Pasar kripto yang lebih luas juga menghadapi hambatan, dengan kapitalisasi pasar total menurun lebih dari $300 miliar dalam sebulan terakhir. Analisis Deutsche Bank sejalan dengan peringatan serupa dari lembaga keuangan lain mengenai risiko makro jangka pendek.