Bitcoin Jatuh ke Zona 'BTC is Dead' di Rainbow Chart Picu Perdebatan
Penurunan 50% Bitcoin mendorongnya ke zona bearish historis, membagi pendapat analis.

Bitcoin telah turun lebih dari 50% dari titik tertinggi sepanjang masa terbarunya, menembus pita terendah dari Rainbow Chart yang banyak diikuti. Pita tersebut secara historis diberi label 'BTC is dead,' sebuah referensi bercanda tentang sentimen bearish yang ekstrem. Penurunan ini kembali memicu perdebatan di kalangan analis apakah bagan tersebut adalah alat yang berguna atau hanya ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya.
Apa Itu Rainbow Chart?
Rainbow Chart adalah model regresi logaritmik yang menempatkan pita berkode warna pada sejarah harga Bitcoin. Ini dibuat oleh pengguna Reddit anonim untuk memvisualisasikan rentang harga jangka panjang, dengan pita hijau menandakan peluang beli dan pita merah menunjukkan overvaluasi. Pita terendah, berlabel 'BTC is dead,' sesuai dengan undervaluasi ekstrem selama pasar bearish masa lalu.
Preseden Sejarah
- Pada tahun 2015, Bitcoin memasuki zona 'BTC is dead' selama dasar pasar sekitar $200, sebelum melonjak ke $20.000 pada tahun 2017.
- Masuk serupa terjadi pada akhir 2018 dan Maret 2020, keduanya diikuti oleh pemulihan signifikan dalam 12 bulan.
- Para kritikus berpendapat bahwa bagan tersebut bersifat melihat ke belakang dan tidak memperhitungkan perubahan struktural di pasar.
Meskipun penurunan saat ini cocok dengan pola pasar bearish masa lalu, para analis memperingatkan bahwa setiap siklus itu unik. Faktor-faktor seperti tindakan regulasi, kondisi makroekonomi, dan adopsi institusional dapat mempengaruhi apakah sejarah akan terulang.