BIS Peringatkan Gagalnya Belanja AI Bisa Merembet ke Pasar Bitcoin
Bank for International Settlements memperingatkan bahwa pembalikan dalam booming investasi AI senilai $1 triliun dapat memicu tekanan finansial yang mempengaruhi pedagang kripto.
Bank for International Settlements (BIS) telah mengeluarkan peringatan bahwa booming belanja besar-besaran senilai $1 triliun dalam kecerdasan buatan dapat menjadi sumber tekanan finansial jika imbal hasil yang diharapkan tidak terwujud, dengan potensi dampak bagi Bitcoin dan aset berisiko lainnya.
Belanja AI dan Selera Risiko
Menurut lembaga yang berbasis di Basel, perdagangan AI telah menjadi pilar utama yang mendukung selera risiko global selama setahun terakhir. Bitcoin, yang sering dipandang sebagai aset berisiko tinggi, cenderung bergerak seiring dengan investasi spekulatif lainnya, membuatnya rentan terhadap perubahan sentimen yang tiba-tiba.
BIS memperingatkan bahwa pembalikan tiba-tiba investasi terkait AI dapat memicu penurunan yang lebih luas di pasar berisiko, termasuk mata uang kripto. Organisasi tersebut menyarankan bank sentral dan regulator untuk memantau keterkaitan ini secara ketat.
Analis industri mencatat bahwa penurunan belanja AI dapat mengurangi likuiditas dan toleransi risiko di pasar keuangan, berpotensi memperkuat volatilitas bagi pedagang Bitcoin yang sudah menavigasi kondisi makroekonomi yang tidak pasti.